Text
Nora
Nora yang dikisahkan sebagai wanita yang sulit ditebak dan penuh kejutan ternyata mampu membuat Mala terpikat. Mala yang awalnya menyangkal, ternyata telah jatuh cinta terlalu dalam terhadap Nora. Apa pun akan dilakukannya demi Nora, sang pujaan hatinya. Ambisi Mala untuk mampu menaklukkan dan memahami Nora tidak semudah yang dipikirkannya. Secara sekilas sangat mudah sekali menilai bahwa Nora tidak masuk akal, tetapi ternyata lambat-laun sisi kepedihan dan kekosongan Nora mulai dapat dipahami.
Tidak hanya mengenai kisah Nora dan Mala, novel ini juga menyempilkan kisah politik dimana uang sering kali membutakan kita dari kebenaran. Gejolak politik seperti korupsi yang tidak asing lagi menjadi salah satu bumbu dalam novel ini. Dalam keadaan seperti ini, hukum bahkan tidak bisa bertindak apa-apa, seolah semua bungkam. Seluruh kasus dalam novel ini dibiarkan seolah menggantung, bahkan tidak ada yang peduli.
Pertemuan-pertemuan tidak masuk akal yang akhirnya merekatkan hubungan Mala dengan orang lain ternyata membuat ia terjebak dalam jurang yang pahit. Sosok misterius mampu menjerumuskan Mala ke dalam penjara. Situasi akhir novel yang kompleks, penuh konflik, dan kebingungan menjadi pendukung suasana ketegangan yang perlahan demi perlahan dibangun oleh pengarang. Banyak peristiwa tidak masuk akal, tetapi mengalir begitu saja di novel ini. Bagaikan irama musik dangdut yang meliuk dan membelit, penggambaran kehidupan dalam novel ini juga diceritakan sebagaimna dinamisnya kehidupan manusia, terutama bila itu menyangkut politik dan percintaan, menjadi rumit.
Novel Nora karya Putu Wijaya ini merupakan novel yang dapat dikategorikan ke novel berat. Namun, meskipun novel ini memiliki alur yang berat, novel ini menyajikan cerita yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.
Tidak tersedia versi lain